14 Apr 2026, Sel

Infrastruktur Berkesinambungan, Sinergi Tiga Daerah Diperkuat untuk Dongkrak Ekonomi lewat Jembatan Pulau Laut

Telisikindonesia.com – Banjarbaru, Pemerintah terus mematangkan pembangunan Jembatan Pulau Laut sebagai salah satu proyek strategis di Kalimantan Selatan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kontrak lanjutan kerja sama pembangunan yang digelar di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Senin (30/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos bersama Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, serta disaksikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin. Penandatanganan ini menjadi bagian dari kelanjutan skema kerja sama tahun jamak (multiyear) antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru, dan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Pulau Laut tidak hanya sebatas proyek infrastruktur, melainkan memiliki dampak luas bagi perkembangan daerah. “Ini adalah proyek strategis yang akan membuka akses, memangkas waktu tempuh, dan mendorong pergerakan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, skema tahun jamak dipilih untuk memastikan proyek berjalan berkesinambungan hingga rampung, mengingat besarnya nilai investasi serta kompleksitas konstruksi yang harus ditangani. “Nilai investasi kita sharing, Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu masing-masing menyiapkan 100 miliar rupiah dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan 550 miliar rupiah per tahun, total investasi per tahun 750 miliar rupiah untuk pembangunan bagian pinggirnya, bagian tengah nanti dilaksanakan oleh Kementerian PU sebesar 3 triliun,” pungkasnya.

Gubernur juga menargetkan pembangunan jembatan tersebut dapat diselesaikan pada tahun 2028. Ia turut menekankan pentingnya pengawasan yang ketat dari seluruh pemerintah daerah agar proyek berjalan tepat waktu dan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan.

Jembatan Pulau Laut diproyeksikan menjadi penghubung vital antarwilayah sekaligus penggerak sektor unggulan, mulai dari perdagangan, logistik, perikanan, hingga pariwisata di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, kehadiran Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli dalam agenda tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, guna meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *