2 Mar 2026, Sen

Tanah Bumbu Gelar Bimtek Penatausahaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Desa

Telisikindonesia.com – Tanah Bumbu

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Asisten Administrasi Umum, M. Yamani, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Desa Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tanah Bumbu, Senin (20/10/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menyebut desa sebagai ujung tombak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, aparatur desa dituntut untuk bekerja secara profesional, memahami aturan, serta mampu mengelola keuangan secara tertib dan disiplin anggaran.

“Melalui kegiatan Bimtek ini, saya berharap seluruh aparatur desa dapat memahami tata cara penatausahaan dan pertanggungjawaban keuangan desa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Aparatur desa harus mampu mengelola dana desa secara efektif, efisien, dan berintegritas,” ujar Bupati dalam sambutan yang dibacakan Yamani.

Ia menegaskan bahwa kemampuan aparatur desa dalam mengelola keuangan bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga mencerminkan komitmen moral terhadap kepercayaan masyarakat. Setiap rupiah dana desa, katanya, harus dikelola secara bertanggung jawab karena bersumber dari rakyat dan diperuntukkan bagi kemaslahatan rakyat pula.

“Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berkomitmen penuh untuk mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan partisipatif. Dengan demikian, pembangunan desa dapat berjalan dengan baik untuk mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas dan profesionalitas aparatur desa agar terhindar dari kesalahan administrasi maupun penyimpangan yang berpotensi menimbulkan masalah hukum.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Jadikan Bimtek ini sebagai wadah menambah wawasan dan meningkatkan kualitas kerja. Karena semakin baik pengelolaan keuangan desa, semakin besar pula manfaat yang dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan Bimtek yang digelar oleh DPMD Tanah Bumbu ini diikuti oleh kepala desa, sekretaris desa, dan bendahara desa dari seluruh wilayah kabupaten. Pelaksanaan berlangsung dalam dua gelombang, yakni 20–23 Oktober dan 24–27 Oktober 2025, dengan menghadirkan narasumber dari Inspektorat, Bank Kalsel, Badan Pendapatan Daerah, serta Kantor Pelayanan Pajak Pratama Batulicin.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas aparatur desa sehingga pengelolaan dana desa semakin transparan, akuntabel, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

By Alex

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *