Kolase lomba 17-an di Gang Rahmat RT 31 (Foto: Istimewa)
BANJARMASIN, TELISIK.ID-Suasana Sabtu (23/8) sore di Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, berubah riuh.
Jalanan Gang Rahmat RT 31 dipenuhi gelak tawa anak-anak, teriakan semangat orang tua, dan deru persaingan dalam lomba rakyat yang digelar CV Hayau Berait untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Permainan klasik khas 17-an seperti makan kerupuk, memasukkan paku ke dalam botol, balon dalam gelas hingga ketangkasan “jarum-jarum” menghadirkan keriangan yang sederhana namun hangat. Dari anak SD, remaja SMP hingga ibu-ibu ikut ambil bagian, menjadikan gang sempit itu bak arena festival kebersamaan.
“Hadiah memang kecil, tapi tawa dan semangat mereka jauh lebih mahal nilainya. Juara remaja hanya dapat Rp15 ribu, tapi wajahnya berseri seperti menang dunia,” ujar Rahmaniah, ketua panitia.
Bagi warga, momen ini bukan sekadar lomba, melainkan pelepas rindu akan suasana guyub kampung yang kian jarang.
Muhammad Nanda, owner CV Hayau Berait, menegaskan bahwa lomba rakyat adalah wujud menjaga tradisi.
“Bukan soal besar kecilnya hadiah, tapi tentang merawat kebersamaan. Gotong royong itu ruh yang ingin terus kami hidupkan,” katanya.
Rahmaniah menambahkan, seluruh kegiatan murni hasil swadaya warga. Ia berharap tahun depan bisa lebih besar lagi, bahkan ditambah agenda sosial seperti Maulid atau sunatan massal.
Lewat lomba sederhana di Gang Rahmat ini, warga Kebun Bunga tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga menghidupkan kembali silaturahmi dan semangat persaudaraan yang menjadi inti dari perayaan 17 Agustus.
Penulis Editor Iyus

