2 Mar 2026, Sen

Pemkab Kotabaru Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Data Lewat Workshop Manajemen Data & Statistik 2025

Telisikindonesia.com – Kotabaru, Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyelenggarakan Workshop Manajemen Data dan Sosialisasi Pembinaan Data Statistik Tahun Anggaran 2025, Jumat (14/11/2025), bertempat di Ballroom Lantai 4 Hotel Grand Surya Kotabaru.

Acara dibuka dengan menyanyikan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan laporan panitia oleh Plt. Kabid Statistik Diskominfo Kotabaru, Rindayani, S.E.

Dalam laporannya, Rindayani menegaskan bahwa tata kelola data yang kuat menjadi kebutuhan mendasar dalam merancang kebijakan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran. “Manajemen data mencakup proses pengumpulan, penyimpanan, pengolahan, hingga pemeliharaan. Pengelolaan data yang baik akan meningkatkan efisiensi, meminimalkan kesalahan, serta menjaga keamanan informasi,” jelasnya.

Sambutan Sekretaris Daerah Kotabaru, H. Eka Safrudin, AP., MAP., disampaikan oleh Kepala Diskominfo Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, S.StP., MM. Ia menekankan bahwa pengelolaan data bukan hanya tugas Diskominfo, tetapi menjadi tanggung jawab setiap perangkat daerah. “Data bukan sekadar angka, tetapi pondasi kebijakan, program, dan pelayanan publik. Jika data tidak akurat dan tidak terintegrasi, pembangunan bisa melenceng dan layanan tidak akan tepat sasaran,” tegasnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan data daerah. Usai sambutan, workshop resmi dibuka dan dirangkai dengan penyerahan Buku Data Statistik Sektoral.

Workshop menghadirkan dua narasumber, yakni Plt. Kabid Inovasi dan Teknologi Bapperida Kotabaru, Desi Ira Wahyuni, SKM, MM, dan Pranata Komputer Ahli Pertama BPS Kotabaru, Muhammad Baital Salsabil, S.Tr.Stat.

Dalam materinya, Desi Ira Wahyuni menekankan perlunya data yang berkualitas sebagai pijakan pembangunan. Ia menyampaikan bahwa data harus “akurat, mutakhir, dan mudah diakses” agar kebijakan pemerintah dapat dirumuskan secara tepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Baital Salsabil menjelaskan proses bisnis statistik serta berbagai metode pengumpulan data, mulai dari sensus, survei, hingga kompilasi produk administrasi. Ia juga menekankan pentingnya “keseragaman kualitas data antar-OPD” untuk mendukung integrasi data daerah.

Melalui workshop ini, Pemkab Kotabaru berupaya memperkuat implementasi Satu Data Indonesia (SDI), terutama dalam menyediakan data yang akurat, terpadu, memiliki metadata yang jelas, serta dapat dibagikan antarlembaga. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan perangkat daerah dalam mengelola data dan menjaga standar kualitas yang dibutuhkan untuk perencanaan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Kotabaru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *