Telisikindonesia.com – Tanah Bumbu
Di tengah derasnya arus informasi, Bupati Andi Rudi Latif mengajak rekan-rekan media untuk menjadi ‘pendingin’ suasana. Beliau berharap insan pers di Tanah Bumbu tidak mudah terprovokasi oleh isu liar, melainkan bersama-sama merawat kedamaian daerah melalui pemberitaan yang sehat.
Momentum pembukaan ‘Aksi Bejual Wadai Tanah Bumbu’, Senin (23/2/2026), menjadi ruang bagi Bupati untuk menggarisbawahi peran pers. Baginya, media bukan sekadar penyebar kabar, melainkan rekan sejawat pemerintah dalam membangun daerah lewat informasi yang konstruktif.
Menurut Bupati, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, arus penyebaran berita berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, kehati-hatian dalam menerima dan membagikan informasi menjadi hal yang sangat penting.
Ia menekankan agar setiap informasi yang diterima terlebih dahulu diverifikasi dari sumber terpercaya sebelum disebarluaskan kepada masyarakat.
“Kita harus memastikan informasi berasal dari sumber yang jelas dan dapat dipercaya, tidak boleh sembarangan membagikan berita yang belum pasti kebenarannya,” ujarnya.
Selain kepada insan pers, Bupati juga mengimbau masyarakat agar menjadikan media resmi sebagai rujukan utama dalam memperoleh informasi.
Melalui media resmi, lanjutnya, masyarakat dapat mengakses berita yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan, sehingga mampu menjaga stabilitas dan ketenangan di tengah kehidupan bermasyarakat.

