2 Mar 2026, Sen

Inovasi Baru Pemkab Kotabaru: Intervensi Warga Miskin Produktif untuk Sejahtera Mandiri

Telisikindonesia.com – Kotabaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru resmi meluncurkan program Intervensi Warga Miskin Produktif melalui strategi kolaborasi lintas sektor sebagai langkah percepatan penanggulangan kemiskinan. Program ini mengedepankan sinergi data, perluasan kesempatan kerja, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Launching program digelar di Panggung Seni Budaya Wisata Alam Gua Lowo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Sabtu (4/10/2025). Acara tersebut dipimpin Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, mewakili Bupati Kotabaru Muhammad Rusli.

Dalam sambutannya, Syairi menyampaikan apresiasi atas inovasi yang digagas Asisten I Setda Kotabaru, yang dinilai visioner karena sejalan dengan visi misi kepala daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Inovasi ini sangat visioner, karena mendukung program peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penurunan angka kemiskinan di Kotabaru,” ujarnya.

Syairi juga mengungkapkan, berdasarkan data BPS Kalimantan Selatan, angka kemiskinan di Kotabaru tahun 2025 tercatat menurun menjadi 43,6 persen yakni angka terendah di seluruh provinsi.

Alhamdulillah, tahun ini angka kemiskinan kita sudah yang terendah di Kalsel. Program ini adalah salah satu upaya strategis yang harus kita jaga agar terus berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan produktif tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah, melainkan perlu dukungan dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

Saya berharap tahun depan setidaknya ada 50 perusahaan yang ikut terlibat dalam program ini, sehingga dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Syairi.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Minggu Basuki, M.AP menekankan bahwa program ini menyasar langsung warga miskin produktif dengan target perubahan status ekonomi dalam waktu enam bulan.

Harapannya, mereka yang sebelumnya tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dapat bergeser menjadi warga sejahtera yang mandiri secara ekonomi,” katanya.

Pada tahap awal, program menyasar warga di Kecamatan Kelumpang Hilir, masing-masing Desa Langadai (4 orang), Tegal Rejo (10 orang), Tarjun (3 orang), Sungai Taib (10 orang), dan Tirawan (10 orang). Program ini dijalankan dengan dukungan enam perusahaan swasta, satu BUMN, dan satu BUMDes setempat.

Sebagai bentuk komitmen bersama, dilakukan pula penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Kotabaru, sejumlah perusahaan, BUMDes, Bank Kalsel, serta BPS Kotabaru untuk memastikan keberlangsungan intervensi warga miskin produktif ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *