Telisikindonesia.com – Banjarmasin, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bakti Bersama Hasnur Group bersama mitra strategisnya menggelar kegiatan Collaborative Training: Building Sustainable Empowerment & Synergy UPZ Bakti Bersama 2025 yang dipusatkan di Lima Rasa, Banjarmasin.
Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis diserahkan berbagai program pemberdayaan ekonomi, di antaranya Gerobak Berkah, Micropreneur, Z-Mart, dan Z-Chicken kepada 39 penerima manfaat. Mereka terdiri dari 34 binaan UPZ Bakti Bersama dan 5 binaan BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan yang berasal dari lima daerah, yakni Barito Kuala, Banjar, Banjarmasin, Banjarbaru, dan Tapin.
Acara turut dihadiri oleh perwakilan mitra program seperti UPZ Bank Kalsel, Hasnur International Shipping, YBM PLN, Rumah BUMN Banjar BRI, serta mitra pendukung lainnya termasuk BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan, PT Pelindo Regional III Subregional Kalimantan, PT Lumiere Berkembang Bersama, dan Rumah Amal Ukhuwah.
Ketua UPZ Bakti Bersama dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata amanah dari para muzakki dan donatur.
“Sejak berdiri pada 2022, UPZ Bakti Bersama konsisten fokus pada pemberdayaan ekonomi umat. Tahun ini, amanah yang disalurkan menjangkau lima kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Para penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan modal usaha, tetapi juga pendampingan, pelatihan, dan monitoring selama satu tahun ke depan. Hal ini untuk memastikan program benar-benar memberi dampak, sehingga mustahik bisa menjadi mandiri dan berkualitas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan hasil positif dari program sebelumnya, di mana banyak penerima manfaat berhasil meningkatkan usahanya.
“Alhamdulillah, data tahun lalu menunjukkan sekitar 20 persen mustahik berhasil menjadi kelompok berkualitas dengan peningkatan signifikan, sementara 70 persen lainnya mampu bertahan dan berkembang secara mandiri. Hanya 10 persen yang mengalami kendala. Ini menjadi PR besar kami untuk terus berbenah agar tahun ini bisa mencapai 100 persen keberhasilan,” tegasnya.
Apresiasi juga datang dari Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan yang menilai kolaborasi ini sangat penting untuk mendukung pengentasan kemiskinan.
“BAZNAS Kalsel sangat mengapresiasi sinergi yang dibangun UPZ Bakti Bersama bersama para mitra. Pemberdayaan ekonomi berbasis zakat seperti ini sangat penting, tidak hanya membantu mustahik bangkit, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di daerah,” ungkapnya.
Momen mengharukan hadir dari salah satu penerima manfaat, Annisa Mawardah atau Mama Zihan, yang berbagi kisah perjuangannya.
“Di saat hampir menyerah, Allah menghadirkan Bakti Bersama sebagai jawaban doa-doa kami. Bantuan ini bukan sekadar modal, tapi peluang baru untuk hidup yang lebih baik. Alhamdulillah, usaha kami kini berkembang, pelanggan bertambah, dan pendapatan meningkat. Kami berjanji menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya, agar manfaatnya terus berputar bagi keluarga dan masyarakat sekitar,” tuturnya penuh haru.
Melalui kegiatan ini, UPZ Bakti Bersama Hasnur Group menegaskan komitmennya dengan motto “Berdampak dan Menjangkau Lebih Luas”. Kolaborasi berbagai pihak diharapkan menjadi langkah nyata dalam melahirkan mustahik yang mandiri, berkualitas, serta mampu berkontribusi bagi penguatan ekonomi umat di Kalimantan Selatan.

