Telisikindonesia.com – Kotabaru, Seorang remaja laki-laki ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kost di Jalan Raya Stagen KM 11, Desa Stagen, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, pada Rabu (24/9/2025) sekitar pukul 16.00 WITA. Korban bernama Ahmad Fakhry, berusia 16 tahun, seorang pelajar asal Pamukan Selatan. Teman-teman satu kost yang juga saksi kejadian menyebutkan korban sudah mengeluh sakit perut sejak malam sebelumnya dan mengaku belum makan selama beberapa hari.
Pada Selasa malam sekitar pukul 23.00 WITA, salah seorang saksi mencoba memijat punggung korban serta menawarkan makanan, sementara saksi lainnya membelikan obat pereda sakit perut merek Mylanta. Keesokan paginya, korban masih sempat merespons dan meminta dibuatkan surat izin sakit sebelum saksi berangkat ke sekolah. Namun, saat saksi kembali ke kost sekitar pukul 11.00 WITA, korban tidak merespons saat dibangunkan. Karena mengira korban masih tertidur, saksi pun kembali ke sekolah.
Baru pada pukul 16.00 WITA, saat kedua saksi pulang sekolah dan kembali mencoba membangunkan korban, mereka menemukan korban dalam keadaan kaku dan tidak bernyawa. Teman dan tetangga kemudian menghubungi guru dari SMKN 2 Kotabaru yang datang ke lokasi dan langsung memanggil ambulans. Polisi yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk obat Mylanta, vape, dompet hitam, dan bungkus obat Hufagripp.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal akibat kondisi kesehatannya yang memburuk tanpa penanganan medis, terutama karena tidak makan selama beberapa hari dan keluhan sakit perut yang tidak diobati dengan tepat. Jenazah korban telah dibawa ke RS PJS Kabupaten Kotabaru untuk dilakukan visum, dan polisi masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak medis sambil terus menyelidiki kasus ini.

