2 Mar 2026, Sen

Telisikindonesia.com – Kotabaru, Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kesiapsiagaan Insiden Siber Aplikasi Website SKPD. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bamega Kantor Bupati Kotabaru, Sebelimbingan, pada Selasa (23/09/2025).

Meningkatnya pemanfaatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) membawa dampak positif, namun sekaligus meningkatkan risiko terhadap keamanan informasi. Karena itu, kesiapan menghadapi potensi serangan siber menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah.

Asisten II Setda Kotabaru Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Murdianto, saat membacakan sambutan tertulis Sekretaris Daerah Eka Saprudin, A.P., MAP, menekankan bahwa penyelenggara layanan publik harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan kesiapsiagaan yang kuat.

Bimbingan teknis ini bukan hanya menjadi wadah peningkatan kapasitas teknis, tetapi juga sebagai bentuk komitmen kita bersama dalam menjaga integritas dan keamanan sistem informasi pemerintah,” ujarnya.

Ia juga meminta peserta benar-benar serius mengikuti kegiatan agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam tugas sehari-hari.

Kolaborasi lintas sektor dan peningkatan kompetensi SDM merupakan kunci dalam membangun siber yang tangguh di daerah kita,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, S.STP., MM, dalam sambutannya menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak cukup hanya mengandalkan sistem, tetapi juga harus ditopang oleh SDM yang terlatih.

Di lain sisi, kemajuan teknologi juga membuka peluang bagi ancaman keamanan cyber yang semakin kompleks, insiden kebocoran data, serangan sewer hack, hingga sabotase sistem informasi dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal waktu dan tempat,” jelasnya.

Ia berharap peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di masing-masing unit kerja.

Melalui bimbingan teknis ini setiap peserta diharapkan dapat membawa pulang pengetahuan dan strategis praktis yang dapat diimplementasikan di unit kerja masing-masing,” pungkasnya.

Bimtek ini diikuti sekitar 58 peserta yang merupakan agen siber dari perangkat daerah. Narasumber yang hadir antara lain Abdul Hafizh, S.Kom dari Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan yang membawakan materi tentang ancaman sistem elektronik pemerintah daerah terhadap risiko insiden siber, serta Mochamad Jazuly, S.ST.TP dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *