2 Mar 2026, Sen

Peserta PKN XXIII Kunjungi DK2UKM Majalengka, Jadikan Inovasi UMKM Sebagai Inspirasi Daerah

Telisikindonesia.com – Majalengka, Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII BPSDM Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan visitasi ke Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DK2UKM) Kabupaten Majalengka. Kabupaten Majalengka dipilih sebagai lokus karena dinilai berhasil menghadirkan sejumlah inovasi dalam pengembangan UMKM.

Rombongan yang dipimpin Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Provinsi Jawa Barat, Drs. Suryana, M.Kes, terdiri dari 15 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta tersebut berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah (Pemkab Palu), Sulawesi Selatan (Pemkab Palopo), Kalimantan Selatan (Pemkab Kotabaru), Jawa Barat (Pemkab Bekasi, Cirebon, Bogor, Pangandaran, dan Cianjur), serta Kepulauan Riau (Pemkab Bintan).

Menurut Suryana, kunjungan ini merupakan bagian dari agenda keempat dalam program PKN, yaitu Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN). “Para peserta dapat melakukan suatu kajian, diagnosa, dan memberikan solusi perbaikan ke depannya, khususnya di tempat lokus yaitu Dinas Ketenagakerjaan dan UMKM Majalengka,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa waktu visitasi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh peserta. Inovasi yang sudah dijalankan Pemkab Majalengka diharapkan dapat menjadi contoh yang dapat diimplementasikan di daerah asal masing-masing.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial DK2UKM Majalengka, Nana Sujana, menyambut hangat kedatangan peserta PKN. “Semoga sinergi ini membawa manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ucapnya.

Dari rombongan peserta, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru, Erwin Simanjuntak, SKM, M.Kes, yang ikut berkunjung ke Majalengka Mart menyebut bahwa inovasi tersebut sangat menginspirasi. “Nanti kita akan coba kolaborasi dengan Dinas Koperindag, kita akan membuat seperti ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya ekonomi kecil menengah yang punya home industri,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Kotabaru, Jurainah, SE, MM. Menurutnya, Kotabaru memiliki banyak potensi di sektor perkebunan, pertanian, dan perikanan. “Kotabaru tidak kalah dengan buah-buahannya, banyak sekali, ada pisang, mangga yang bisa diolah jadi makanan bergizi, juga ikan asap dari kampung nelayan. Semua produk perikanan maupun pertanian bisa dipasarkan seperti di Majalengka Mart ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, salah satu inovasi unggulan Kabupaten Majalengka adalah program Gerakan Startup Inovatif dan Kompetitif (GASIK). Program ini dirancang untuk mendorong UMKM agar semakin inovatif dan kompetitif melalui pendampingan serta pemberian modal. Pemerintah Kabupaten Majalengka bahkan memberikan bantuan modal sebesar Rp 10 juta kepada 25 UMKM terbaik yang lolos seleksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *