2 Mar 2026, Sen

Haul K.H. Idham Chalid dan Hari Jadi Kecamatan Satui ke-362

TelisikIndonesia.com – Tanah Bumbu

Suasana Kecamatan Satui, Minggu (31/8/2025), dipenuhi warna-warni budaya dan semangat kebersamaan. Peringatan Haul ke-15 Pahlawan Nasional K.H. Idham Chalid tahun ini dirangkaikan secara istimewa dengan Hari Jadi Kecamatan Satui ke-362 serta gelaran Karnaval Budaya Tanah Bumbu.

Tak hanya menjadi momen penghormatan kepada tokoh besar bangsa, peringatan ini juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang sejarah dan budaya yang mengakar kuat di tanah Satui.

Wakil Bupati Tanah Bumbu, H. Bahsanuddin, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga pengingat akan perjuangan dan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh K.H. Idham Chalid.

“Beliau bukan hanya seorang ulama, tapi juga pejuang dan negarawan sejati. Sosok yang mengajarkan arti kepemimpinan dengan keteladanan, kebijaksanaan, dan pengabdian tanpa pamrih,” ujar Bahsanuddin dalam sambutannya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan semangat K.H. Idham Chalid sebagai inspirasi dalam menjaga persatuan, mempererat ukhuwah, serta menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Tak kalah penting, peringatan Hari Jadi Satui ke-362 menjadi momen berharga untuk kembali menengok jati diri daerah ini. Dengan sejarah lebih dari tiga abad, Satui tumbuh sebagai wilayah yang kaya akan budaya dan menjadi salah satu poros penting pembangunan di Tanah Bumbu.

“Ini bukan hanya tentang usia, tapi tentang bagaimana kita menjaga warisan sejarah, memperkuat kearifan lokal, dan terus melangkah membangun Satui yang lebih baik dan berdaya saing,” tambahnya.

Puncak kemeriahan hadir lewat Karnaval Budaya yang memikat perhatian warga. Berbagai elemen masyarakat turut ambil bagian, menampilkan ragam seni, tarian daerah, busana tradisional, hingga sentuhan kreasi modern. Semuanya berpadu, mencerminkan keberagaman budaya yang menjadi kekuatan Tanah Bumbu.

Peringatan kali ini bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana warisan sejarah dan budaya menjadi bahan bakar untuk melangkah ke masa depan yang lebih bersatu, maju, dan berkarakter.

By Alex

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *