2 Mar 2026, Sen

Penampilan grup cadas legendaris asal Bandung , Jamrud di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan memuaskan ribuan Jammers Banua (foto Istimewa)

BANJARBARU, TELISIK ID –Ribuan Jammers (sebutan fans Jamrud,red) Banua tumpah ruah di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Sabtu (23/8/2025) malam. Mereka datang untuk bernostalgia bersama band rock legendaris Jamrud dalam acara Jambore Nasional (JAMNAS) YRKI XVIII.

Setelah sebelumnya mengguncang Balangan Fest 2025 tiga hari lalu,

Jamrud kembali menyapa warga Banua lewat deretan hits andalan yang pernah mewarnai era 90-an. Lagu-lagu seperti Putri, Pelangi di Matamu, hingga Selamat Ulang Tahun sukses membangkitkan kenangan lama sekaligus menyulut semangat baru bagi para penonton.

Ribuan penonton yang memadati area acara larut dalam nostalgia saat Jamrud membawakan deretan lagu andalan mereka.

Hits seperti Pelangi di Matamu, Putri, hingga Selamat Ulang Tahun membuat penonton bernyanyi bersama, seakan kembali ke era kejayaan musik rock Indonesia dekade 1990-an.

Euforia semakin pecah ketika Jamrud menutup penampilan dengan Waktu Ku Mandi.

Dentuman musik cadas berpadu dengan koor ribuan Jammers membuat suasana bergemuruh.

Sahsada Bakti, metal head asal Banjarmasin, menyebut kehadiran Jamrud membayar kerinduan panjang. “Sudah lama Banua kering dari penampilan grup musik metal cadas. Malam ini benar-benar puas,” ucapnya.

Bagi Sahsada Bakti di usia yang sudah hampir setengah abad kehadiran Jamrud malam itu bukan sekadar konser

Melainkan nostalgia yang mewarnai kembali perjalanan para metal head dan pecinta rock Banua, mengingatkan pada era 90-an ketika musik cadas begitu berjaya.

Senada ditambahkan Arief , metal head asal Banjarmasin yang rela libur bekerja demi bisa menyaksikan band cadas legendaris Indonesia ini ” Bekerja izin dulu untung boleh ,konser langka ini tak boleh dilewatkan , nostalgia kita bangkit kembali ” ujar drummer Kracak Biakini.

Kehadiran Jamrud di Banjarbaru menjadi bukti musik rock 90-an masih punya tempat istimewa di hati penggemarnya.

Malam itu, nostalgia, energi, dan kebersamaan berpadu dalam satu panggung.

Penulis/ Editor: Iyus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *