13 Mar 2026, Jum

Telisikindonesia.com – Kotabaru, Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kotabaru melakukan pengecekan langsung terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Kemakmuran, Selasa (10/03/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Inspektorat, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga, pasokan, dan permintaan bahan pokok tetap stabil selama pertengahan Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Di sela-sela peninjauan, rombongan juga berdialog langsung dengan para pedagang guna mengetahui kondisi harga di pasaran sekaligus mengecek ketersediaan serta kualitas bahan pangan yang dijual kepada masyarakat.

Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis mengatakan, kegiatan survei tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengawasi stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Setelah kita lakukan survei lapangan, kondisi terutama stok bahan-bahan pokok kita H-10 di bulan Ramadan ini kita nyatakan aman kondisi stoknya,” ucapnya.

Meski secara umum kondisi pasokan dinilai aman, ia mengakui terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, namun masih dalam batas wajar. “Ada beberapa bahan pokok yang mengalami sedikit kenaikan, tapi tidak terlalu melambung tinggi, seperti beras ada kenaikan per-kilonya dari 1.000 hingga 2.000 dari beberapa jenis beras, termasuk telur yang mengalami kenaikan ada 1.000 per-kilonya,” jelasnya.

Menurut Syairi, kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya meningkatnya permintaan masyarakat serta kendala distribusi barang ke daerah. “Ada beberapa penyebab tentunya, ada beberapa karena permintaan yang juga tinggi sementara stok yang kadang pengirimannya terlambat datang ke Kotabaru, dan disebabkan oleh beberapa transport, inilah juga yang menjadi pemicu kenaikan kondisi barang-barang bahan pokok tersebut,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi agar harga tetap terkendali, Pemerintah Kabupaten Kotabaru juga telah menggelar operasi pasar dan pasar murah bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Bulog, perbankan, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Kami Pemerintah Daerah juga sudah melakukan ada beberapa kegiatan dalam rangka menstabilitaskan harga bahan pokok penting yang ada di Kabupaten Kotabaru melalui operasi pasar atau pasar murah,” terangnya.

Melalui kegiatan pemantauan ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berkomitmen untuk terus mengawasi perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran, sehingga masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *