Telisikindonesia.com – Kotabaru, Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026, Polres Kotabaru menggelar kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian yang berada di Jalan Berangas Km 7, Desa Sarang Tiung RT 01, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 14.50 WITA.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Wakapolres Kotabaru KOMPOL Andi Ahmad Bustanil, S.I.K., M.H, Pasiter Kodim 1004 Kotabaru KAPTEN INF Damuri, Kapolsek Pulau Laut Utara AKP Marjoko, S.E., M.M., Sekretaris Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotabaru Kadrianur, SP, Kepala Desa Sarang Tiung M. Yohanis, Mitra Kerja Swasembada Pangan H. Punding, Kasi PMD Kecamatan Pulau Laut Sigam Satriasyah, S.At., ST., Staf Bulog Kotabaru Rahmad Dwi, serta para pejabat utama dan perwira Polres Kotabaru.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bibit jagung kepada kelompok tani. Selanjutnya, para pejabat yang hadir bersama anggota Kelompok Tani Tamputuk Jaya melakukan penanaman jagung secara simbolis di lokasi lahan pertanian. Setelah itu, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan mengikuti kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 secara nasional melalui zoom meeting.
Pada program tersebut, lahan yang disiapkan untuk penanaman jagung di wilayah Kecamatan Pulau Laut Utara seluas 5 hektare. Namun untuk realisasi penanaman pada Kuartal I Tahun 2026 dilakukan di lahan seluas 1 hektare. Bibit yang ditanam merupakan jagung pipil jenis hibrida merek Syngenta. Dalam proses pengolahan lahan, kegiatan ini juga didukung dengan penggunaan alat pertanian berupa satu unit traktor jenis Jonder Arbos TR3504 guna mempermudah pengolahan tanah sebelum penanaman.
Lahan yang dimanfaatkan dalam kegiatan tersebut merupakan milik Ahmad Jayadi dan dikelola oleh Kelompok Tani Tamputuk Jaya. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman jagung secara maksimal, petani juga menggunakan beberapa jenis pupuk, di antaranya pupuk Mutiara/NPK, Urea, serta TSP.
Program penanaman jagung ini merupakan bagian dari Gerakan Tanam Jagung Serentak (Gerkam) yang dilaksanakan secara nasional sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah pemanfaatan lahan pertanian pasca panen tahun 2025 agar tetap produktif dan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

