Telisikindonesia.com – Kotabaru, Suasana Lapangan Basket Indoor Kabupaten Kotabaru memadat, saat Pemerintah Kabupaten Kotabaru menyambut kedatangan perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) serta Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam sebuah acara penting yang menandai pengakuan atas upaya ketangguhan dan inovasi daerah dalam pemulihan pascabencana.
Dalam kesempatan tersebut, MURI secara resmi menganugerahkan rekor kepada Kabupaten Kotabaru atas keberhasilan melaksanakan Pelatihan Talenta Digitalisasi bagi UMKM di Wilayah Pascabencana secara Serentak dengan Peserta Terbanyak pada Tingkat Kabupaten. Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan terhadap kerja keras dan sinergi berbagai pihak di daerah dalam membangun ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Acara ini juga menjadi momentum peluncuran proyek “Strategi Inovatif: Strategi Hebat Bencana Lewat BPBD Kotabaru”, yang berfokus pada peningkatan kapasitas digital bagi pelaku UMKM lokal, Ibu PKK, dan masyarakat terdampak bencana. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi lokal melalui pendekatan inklusi, dan berkelanjutan. Sehingga masyarakat dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi serta menghindari ketertinggalan dalam pemasaran produk dan layanan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru, Bapak Syairi Mukhlis, S. Sos., menegaskan makna mendalam dari penghargaan tersebut. “Rekor ini bukan sekedar pencapaian administratif, tetapi merupakan pengakuan atas kerja keras, kolaborasi, dan komitmen kita semua dalam membangun ketangguhan masyarakat pasca bencana. Tentu, bencana itu tidak ada di dalam hitungan kalender kita. Paling tidak dengan sinergi hebat yang dibangun oleh BPBD Kabupaten Kotabaru, mampu mendeteksi bencana-bencana yang akan terjadi di Kabupaten Kotabaru dalam rangka mewujudkan kota baru yang nyaman, damai, dan terhindar dari bencana-bencana besar,” ujarnya.
Melalui kolaborasi lintas lembaga dan dukungan penuh pemerintah daerah, Kotabaru menegaskan komitmennya untuk menjadi daerah yang tangguh, cerdas, dan makmur, dengan menempatkan inovasi serta pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.

